Berita hari ini: Rabu, 8 Februari 2017

Perkembangan berita terbaru yang perlu Anda ketahui

%

%

%

%

%

%

%

%

Hello!

Halo pembaca Rappler,

Pantau terus laman ini untuk memperbarui berita terbaru pilihan redaksi Rappler Indonesia pada Rabu, 8 Februari 2017.

JK minta komunikasi antara Panglima TNI dengan Menhan diperbaiki

RAPAT KERJA. Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (kiri) berbincang dengan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (kanan) sebelum mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 6 Februari. Foto oleh Puspa Perwitasari/ANTARA

RAPAT KERJA. Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (kiri) berbincang dengan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (kanan) sebelum mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 6 Februari. Foto oleh Puspa Perwitasari/ANTARA

Wakil Presiden Jusuf “JK” Kalla meminta agar komunikasi di antara Panglima TNI, Gatot Nurmantyo dengan Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu diperbaiki khususnya soal pengadaan alutsista. Hal ini terkait keluhan dari Gatot yang merasa sudah tidak bisa lagi mengendalikan pengelolaan anggaran di tubuh TNI.

Hal itu bermula dari adanya Peraturan Menteri Pertahanan nomor 28 tahun 2015 yang menyebut tiap matra angkatan langsung bertanggung jawab terkait anggarannya kepada Kementerian Pertahanan.

“Presiden sudah instruksikan agar diatur harmonisasi kembali antara Panglima TNI, Menteri Pertahanan dan Menteri Koordinatornya. Diperintahkan Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan memperbaiki komunikasi,” ujar JK di Hotel Mercure, Ancol Jakarta.

Keluhan Gatot itu disampaikan dalam rapat di Komisi I DPR bersama Ryamizard. Dia menyebut tidak adanya kewenangan pada Panglima TNI soal pengelolaan anggaran adalah bentuk pelanggaran.

“Ini pelanggaran hierarki, karena kami tidak membawahi angkatan,” kata Gatot. Selengkapnya baca di sini.

Sekretariat FPI Jakarta Barat dilempari molotov

Massa Front Pembela Islam (FPI) melakukan aksi unjuk rasa di depan Polda Metro Jaya, Sudirman, Jakarta, Senin (23/1). Foto oleh Reno Esnir/ANTARA

Massa Front Pembela Islam (FPI) melakukan aksi unjuk rasa di depan Polda Metro Jaya, Sudirman, Jakarta, Senin (23/1). Foto oleh Reno Esnir/ANTARA

Sekretariat DPW Front Pembela Islam (FPI) Jakarta Barat dilempari bom molotov oleh orang tidak dikenal pada Rabu, 8 Februari, sekitar pukul 02.15 WIB.

“Kami belum tahu (motif pelaku), sedang diselidiki," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Andi Adnan dalam keterangannya, Rabu 8 Februari 2017.

Sekretaris FPI yang berlokasi di Jalan Raya Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, ini sekaligus menjadi tempat kediaman Sekretaris DPW FPI Jakarta Barat Wawan. Baca berita selengkapnya di sini.

Amankan Pilgub DKI, Polda Jateng kirimkan 400 personel Brimob

Pasukan Brimob Bawah Kendali Operasi (BKO) Mabes Polri dan Brimob Polda Aceh mengikuti apel Operasi Praja Rencong 2017 pengamanan pilkada di Lhokseumawe, Aceh, Kamis (26/1). Foto oleh Rahmad/ANTARA

Pasukan Brimob Bawah Kendali Operasi (BKO) Mabes Polri dan Brimob Polda Aceh mengikuti apel Operasi Praja Rencong 2017 pengamanan pilkada di Lhokseumawe, Aceh, Kamis (26/1). Foto oleh Rahmad/ANTARA

Kepolisian Daerah Jawa Tengah mengirim 400 personel Brigade Mobil (Brimob) ke Jakarta untuk membantu mengamankan pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKI yang akan berlangsung 15 Februari.

”Kami mendapat kehormatan untuk membantu tugas pengamanan di ibu kota,” kata Kepala Polda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Condro Kirono di markas Satuan Brimob Polda Jawa Tengah di Semarang, Rabu, 8 Februari 2017.

Para personel Brimob tersebut akan ditugaskan sesuai dengan kebutuhan Kapolda Metro Jaya. Ia berpesan agar mereka menjaga kedisiplinan dan kehormatan Polri. Baca berita selengkapnya di sini.

Jatuh saat terjun payung, satu prajurit Kopassus tewas

Tim gabungan masih mencari satu prajurit Kopassus yang masih hilang, Selasa (07/2). Foto oleh Fariz Fardianto/Rappler

Tim gabungan masih mencari satu prajurit Kopassus yang masih hilang, Selasa (07/2). Foto oleh Fariz Fardianto/Rappler

Anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Sertu Danang, yang sempat hilang saat latihan terjun bebas di Semarang, Jawa Tengah, ditemukan dalam keadaan tewas.

Sertu Danangditemukan sekitar pukul 06.30 WIB di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, sekitar 300 meter dari lokasi awal jatuh. ”Kemudian korban dibawa ambulans," kata petugas Bagian Humas Basarnas Kantor SAR Semarang, Zulhawary Agustianto, Rabu 8 Februari 2017.

Sertu Danang bersama 11 anggota Kopassus lainnya terjatuh saat latihan terjun payung di langit Kota Semarang, kemarin. Angin kencang diduga menjadi penyebab insiden ini. Baca berita selengkapnya di sini.

—Rappler.com

Ayo langganan Indonesia wRap