Berita hari ini: Jumat, 16 Juni 2017

Perkembangan berita terbaru yang perlu Anda ketahui

%

%

%

%

%

%

%

%

Hello!

Hallo pembaca Rappler!

Pantau terus laman ini untuk memperbarui berita terbaru pilihan redaksi Rappler Indonesia pada Jumat, 16 Juni 2017.

Kapolri kirim tim ke Singapura untuk cek pernyataan Novel Baswedan

KULIAH UMUM. Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (tengah) ditemani Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (kiri) menjawab pertanyaan wartawan usai memberi kuliah umum dengan tema "Tantangan Kebhinekaan Dalam Era Demokrasi dan Globalisasi" di Aula Barat ITB Bandung, Jawa Barat, Rabu, 8 Maret. Foto oleh Agus Bebeng/ANTARA

KULIAH UMUM. Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (tengah) ditemani Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (kiri) menjawab pertanyaan wartawan usai memberi kuliah umum dengan tema "Tantangan Kebhinekaan Dalam Era Demokrasi dan Globalisasi" di Aula Barat ITB Bandung, Jawa Barat, Rabu, 8 Maret. Foto oleh Agus Bebeng/ANTARA

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan akan mengirimkan tim ke Singapura untuk bertemu penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Tim itu bertugas untuk mengecek kebenaran pernyataan Novel ke media soal adanya dugaan keterlibatan petinggi Polri dalam penyiraman air keras kepada dirinya.

“Kami telah dua kali mengirim tim ke Singapura untuk mengungkap kasus teror terhadap Novel yang kini sedang menjalani pengobatan matanya di rumah sakit Singapura akibat disiram air keras. Usai muncul pernyataan adanya dugaan keterlibatan seorang jenderal maka kami kembali kirim tim agar tidak berkembang menjadi fitnah,” ujar Tito ketika melakukan safari Ramadan di Palembang.

Dia mengatakan kasus teror terhadap Novel menjadi perhatian serius dari pihak kepolisian. Oleh sebab itu, Tito bertekad akan mengungkap kasus tersebut secara terang benderang sehingga tidak berkembang persepsi macam-macam.

Mantan Kapolda Metro Jaya itu juga mendorong Novel untuk menyebutkan nama jenderal yang diduga terlibat dalam aksi penyiraman air keras. Asal dilengkapi bukti-bukti hukum yang kuat.

“Sebutkan saja siapa jenderal yang dimaksud. Informasi tersebut penting untuk diungkap agar dapat menindaklanjuti kasus teror kepada penyidik KPK,” katanya. Selengkapnya baca di sini.

Mantan Menkes Siti Fadilah Supari divonis empat tahun penjara

MOBIL TAHANAN. Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari yang mengenakan rompi tahanan duduk digiring menuju mobil tahanan usai diperiksa penyidik di Gedung KPK, Jakarta, Senin, 24 Oktober. Foto oleh Reno Esnir/ANTARA

MOBIL TAHANAN. Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari yang mengenakan rompi tahanan duduk digiring menuju mobil tahanan usai diperiksa penyidik di Gedung KPK, Jakarta, Senin, 24 Oktober. Foto oleh Reno Esnir/ANTARA

Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menjatuhkan vonis empat tahun penjara dan denda sebesar Rp 200 juta terhadap mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari. Siti terbukti bersalah lantaran telah melakukan penunjukkan langsung dalam kegiatan pengadaan alat kesehatan (alkes) untuk mengantisipasi kejadian luar biasa tahun 2005 pada Pusat Penanggulangan Masalah Kesehatan (PPMK) Departemen Kesehatan.

Selain itu, hakim juga menilai Siti terbukti secara sah dan meyakinkan menerima gratifikasi sebesar Rp 1,85 miliar dari PT Graha Ismaya. Uang diberikan agar Siti menyetujui revisi anggaran pengadaan Alkes I dan suplier alkes I.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama empat tahun dan denda Rp 200 juta subsider dua bulan kurungan penjara,” kata Majelis Hakim Ibnu Basuki.

Siti juga diminta untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 1,9 miliar. Tetapi, dia hanya diwajibkan membayar Rpp 550 juta, karena sisa Rp 1,35 miliar telah diserahkan kepada pihak KPK.

Menanggapi putusan majelis hakim, Siti maupun tim kuasa hukum masih pikir-pikir sebelum memutuskan apakah akan mengajukan banding atau tidak. Keputusan serupa juga diambil oleh penuntut umum KPK. Selengkapnya baca di sini.

Mantan Gubernur Banten Ratu Atut dituntut hukuman penjara 8 tahun

DITUNTUT. Dalam persidangan yang digelar pada Jumat, 16 Juni, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut mantan Gubernur Banten Ratu Atut hukuman penjara selama delapan tahun karena terbukti melakukan perbuatan korupsi. Foto oleh Adek Berry/AFP

DITUNTUT. Dalam persidangan yang digelar pada Jumat, 16 Juni, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut mantan Gubernur Banten Ratu Atut hukuman penjara selama delapan tahun karena terbukti melakukan perbuatan korupsi. Foto oleh Adek Berry/AFP

Dalam persidangan hari ini, jaksa penuntut umum menuntut mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah hukuman penjara selama delapan tahun. Menurut jaksa, Ratu Atut terbukti terlibat kasus korupsi pengadaan alat kesehatan untuk Rumah Sakit Rujukan Provinsi Banten.

Jaksa mengatakan Ratu Atut telah memeras anak buahnya hingga nominal Rp 500 juta untuk pelaksanaan biaya istigasah.

“Agar majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memutuskan terdakwa Ratu Atut Chosiyah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut," ujar Ketua Jaksa Penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Nugraha di Pengadilan Tipikor.

Selain hukuman penjara, Atut juga dituntut membayar uang pengganti senulai Rp 3,895 miliar. Tetapi, uang itu sudah dikembalikan ke KPK saat proses penyidikan.

Menurut jaksa, uang itu harus disita karena berasal dari perbuatan korupsi dan ada kaitannya dengan jabatan Ratu Atut sebagai Gubernur Banten dulu. Selengkapnya baca di sini.

Setelah Zakir Naik, kini giliran Amien Rais bertemu Rizieq Shihab

SILATURAHMI. Mantan Ketua MPR Amien Rais bertemu Rizieq Shihab yang kini berstatus buron di Arab Saudi. Keduanya bertemu di sela Amien menunaikan ibadah umrah. Foto: istimewa

SILATURAHMI. Mantan Ketua MPR Amien Rais bertemu Rizieq Shihab yang kini berstatus buron di Arab Saudi. Keduanya bertemu di sela Amien menunaikan ibadah umrah. Foto: istimewa

Setelah ditemui Zakir Naik, pimpinan ormas Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab juga ditemui oleh mantan Ketua MPR Amien Rais di Saudi. Pertemuan itu diketahui terjadi pada pekan ini.

Ada beberapa foto yang dikirimkan oleh kuasa hukum Rizieq, Sugito Atmo Pawiro kepada media. Selain Amien, putranya Hanafi Rais juga ikut mendampingi.

“Iya. (Itu foto) kemarin sore (Rabu, 14 Juni) di salah satu hotel dekat Masjidil Haram,” ujar orang dekat Amien Rais, Drajad Wibowo.

Mantan Wakil Ketua Umum PAN itu mengungkapkan pertemuan dengan Rizieq dilakukan Amien usai dia menunaikan ibadah umrah. Sedangkan Rizieq terlihat masih mengenakan baju ihram dan menjalankan ibadah umrah.

Lalu, apa yang dibicarakan keduanya dalam pertemuan itu?

“Cuma silahturahmi biasa saja, karena Habib (Rizieq) mendengar Pak Amien sedang berada di Masjidil Haram juga. Tidak ada pesan-pesan khusus. Hanya saling bertanya kabar, saling mendoakan sesama ulama, sama ngobrol enteng-entengan,” kata Drajad. Selengkapnya baca di sini.

Uni Emirat Arab setuju krisis Qatar diselesaikan melalui jalur dialog

BERBINCANG. Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi (kanan) berbincang dengan utusan khusus Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) Abdul Rahman bin Mohammed Al-Owais (kiri) yang juga menjabat Menteri Kesehatan dan Pencegahan PEA saat tiba di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis, 15 Juni. Foto oleh Suwandy/ANTARA

BERBINCANG. Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi (kanan) berbincang dengan utusan khusus Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) Abdul Rahman bin Mohammed Al-Owais (kiri) yang juga menjabat Menteri Kesehatan dan Pencegahan PEA saat tiba di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis, 15 Juni. Foto oleh Suwandy/ANTARA

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pada Kamis kemarin bertemu dengan Menteri Kesehatan Uni Emirat Arab (UEA) Abdul Rahman bin Mohammed Al Owais. Kendati posisi strukturalnya merupakan Menkes, tetapi dia datang ke Indonesia sebagai utusan khusus dari UEA untuk menyampaikan beberapa pesan terkait konflik Qatar.

Al Owais mengatakan pemerintahnya setuju untuk mengedepankan dialog dalam mencari penyelesaian krisis diplomatik antara QAtar dengan beberapa negara Teluk. UEA merupakan salah satu negara yang mengekor kebijakan Arab Saudi untuk memutus hubungan diplomatik dengan Qatar.

"Beliau setuju bahwa dialog dan penyelesaian secara politik adalah opsi tunggal yang paling memungkinkan bisa dicapai," ujar Retno.

Dia menambahkan, penyelesaian masalah lewat jalur militer bukan suatu pilihan. Kepada Al Owais, Retno juga mengatakan bahwa Indonesia siap berkotribusi untuk membantu penyelesaian masalah diplomatik antara Qatar dengan negara Teluk. Dengan alasan itu pula utusan khusus UEA membawa pesan kepada Pemerintah Indonesia.

"Kenapa Indonesia menjadi tempat atau negara untuk menyampaikan pesan ini, karena Indonesia dinilai sebagai negara yang memiliki hubungan baik dengan semua negara," tutur dia. Selengkapnya baca di sini. - Rappler.com

Ayo langganan Indonesia wRap