alissa wahid - updates

Rappler's latest stories on alissa wahid

ARTICLE FINDER

Perjalanan aksi persekusi dari waktu ke waktu

Jun 07, 2017 - 11:07 PM

Aksi persekusi dimulai tuduhan bagian dari PKI melakukan praktik dukun santet hingga perbedaan keyakinan Bila dibiarkan berpotensi jadi genosida

ANTI PERSEKUSI. Anggota Koalisi Anti Persekusi (dari kiri) Aditya Megantara (LBH Jakarta ), Damar Juniarto (SAFEnet), Alissa Wahid (Gusdurian), dan M. Hafiz (Human Rights Working Group) memberi keterangan pers di Kantor LBH Jakarta, Jalan Diponegoro, Jakarta, Rabu, 7 Juni. Foto oleh Galih Pradipta/ANTARA

Tokoh lintas agama serukan perdamaian

May 29, 2017 - 9:32 AM

Para tokoh agama juga meminta publik untuk tidak tinggal diam ketika sikap intoleran diajarkan kepada anak di sekolah

PERDAMAIAN. Tokoh lintas agama menyerukan perdamaian dikembalikan ke bumi Indonesia usai terganggu pasca kontestasi Pilkada DKI. Foto oleh Anang Zakaria/Rappler

Peresmian rumah perjuangan dan reaksi netizen soal Ahok terima Gus Dur Award

Jan 24, 2016 - 6:48 PM

Peresmian Griya Gus Dur di Jakarta

Gus Mus, Tanto Mendut dan Ahok penerima Gus Dur Award 2016. Foto dari Twitter/@Bekahapsara

Maulid Nabi dan Natal berdekatan, saatnya saling menghormati

Dec 24, 2015 - 2:38 PM

Maulid Nabi adalah momentum refleksi umat Islam untuk mengoreksi diri apakah sudah beragama sebagaimana diajarkan nabi

PERAYAAN NATAL GKI YASMIN. Jamaah GKI Yasmin harus memperingati Hari Natal 2014 di depan Istana Negara, Jakarta, karena konflik tanah di Bogor, Jawa Barat. Foto dari Twitter/@bonasays

Apa kata masyarakat soal penghapusan wewenang Polri terbitkan SIM-STNK?

Aug 11, 2015 - 1:42 PM

Masyarakat merasa cukup puas dengan pelayanan penerbitan dan perpanjangan SIM dan STNK oleh Polri saat ini

Warga Jakarta menunggu giliran perpanjang SIM keliling di Kalibata, Jakarta Selatan, 11 Agustus 2015

Kartini-Kartini muda Indonesia

Apr 21, 2015 - 1:42 PM

Kartini tidak mati Dia menjelma menjadi perempuan perempuan muda dengan tantangan yang berbeda Siapa saja mereka?

Erwiana Sulistyaningsih tiba di Pengadilan Hongkong, 10 Februari 2015. Foto oleh Philippe Lopez/AFP